juara 1 lomba gapura

SURABAYA. Masyarakat kerap menghias gapura setiap merayakan HUT kemerdekaan Indonesia. Bahkan hiasan gapura tersebut dilakukan dari mulai desa-desa hingga di kampung-kampung atau kota besar.  Gapura dihias semenarik mungkin. Ada yang menggunakan rangkaian bambu ataupun burung garuda besar, ada juga yang standar dengan bentuk rangka kusen. Tentunya, hiasan berwarna merah putih sebagai warna kebanggaan saat kemerdekaan RI tampak di gapura-gapura buatan tangan-tangan kreatif warga.

Sudah menjadi kegiatan tahunan di sekitar Tanjung Perak Surabaya, gapura tersebut dilombakan untuk merebut hadiah total uang  tunai hingga belasan juta rupiah dan trophy dari PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Lomba hias gapura kali ini diikuti oleh 15 RT dilingkungan Kelurahan Pabean Catikan, Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.

Syarat dan ketentuan untuk kampung yang terdaftar dalam lomba hias gapura menjadi juara yakni menarik, terdapat unsur gambar logo HUT ke 72 RI dan TPS, desain gapura, tata cahaya, material yang dipakai serta tak ketinggalan penghijauan disekitar gapura juga harus menarik.

"Program dan kegiatan ini merupakan wujud semangat dan bentuk apresiasi kami kepada masyarakat sekitar. Bersama warga kami berbagi kebahagian di bulan Kemerdekaan merayakan dan sekaligus bersyukur kepada para pahlawan yang telah gugur dan seperti biasanya,  para warga  RT yang daftar dalam lomba gapura sangat antusias ditunjukkan saat para juri menilai ke lokasi disambut dengan berbagai hiburan dimana warga unjuk kebolehan dengan bernyanyi sampai membuat drama perjuangan disekitar gapura agar menarik,” ujar  M. Solech, Public Relations TPS.

“alhamdulilah tahun ini TPS masih mengadakan acara lomba gapura, karena belajar dari tahun lalu kami tidak menang, maka mengacu pada pemenang tahun lalu kami sudah lebih maksimal dalam menghias gapura dan kami meu mengunggulkan tanaman toga kami yang disekitar gapura dimana tanaman tersebut adalah hasil kerja keras bersama warga yang bergantian merawat puluhan pohon toga,” terang Poerwoko, salah satu warga yang RT nya ikut lomba hias gapura.
Ditemui di sela-sela penjurian, Tri Sukoyono, Lurah Perak Utara yang merangkap sebagai juri menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan seperti ini bisa menambah kerukunan antar warga karena mereka gotong royong bekerja bersama menghias gapura, menyumbangkan ide kreatif dan warga bahu membahu membuat kreasi terbaik untuk menjadi pemenang.  

Dari hasil penjurian yang terdiri atas elemen masyarakat, kecamatan, kelurahan, dan TPS, diperoleh hasil pemenang lomba gapura sebagai berikut:

Juara I         : RT 04/RW 08 Teluk Nibung Timur

Juara II         : RT 10/RW 08 Teluk Nibung Timur

JUARA III    : RT 04/RW 07 Teluk Nibung Barat

Harapan I    : RT 05/RW 07 Teluk Nibung Barat

Harapan II    : RT 01/RW 04 Kilometer

Harapan III    : RT 09/RW 04 Kilometer

Pengumuman pemenang sekaligus pemberian hadiah kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Yon Irawan, Direktur Utama PT TPS didampingi Direksi dan Lurah Perak Utara di Gedung Administrasi PT TPS pada hari Jumat (25/8), bersama acara lomba-lomba antar pegawai TPS dalam rangka memperingati HUT ke-72 Republik Indonesia. “Selamat pada para pemenang, semoga dengan menjadi pemenang para warga bisa semakin kreatif dan inovatif untuk menjaga keasrian dan keindahan di lingkungan tempat tinggalnya, dan semoga penghijauan bisa lebih digalakkan melihat kondisi polusi udara yang semakin tinggi. Kalau di TPS dalam rangka mengurangi polusi udara kami sudah merubah 11 unit Container Crane di dermaga internasional dari tenaga genset diesel ke tenaga listrik untuk mengurangi tingkat polusi udara.” Tutup Yon.    

Solech berterimakasih atas inisiatif dan antusiasme RT yang telah ikut dalam lomba gapura TPS 2017, semoga di tahun depan TPS dapat mengadakan kegiatan serupa namun dengan lebih banyak peserta lagi karena hanya dengan mendaftar dan ikut serta dalam lomba hias gapura, setiap RT yang turut serta akan diberi bantuan dana sarana dan prasarana sebesar Rp 500 ribu rupiah.

###



Tentang PT Terminal Petikemas Surabaya :
PT Terminal Petikemas Surabaya atau disingkat PT TPS adalah salah satu anak perusahaan yang tergabung dalam Pelindo III Group, bergerak dibidang jasa kepelabuhanan dalam pelayanan terminal petikemas ekspor-impor dan domestik. PT TPS berdiri sejak tahun 1992 sebagai Unit Terminal Peti Kemas (UTPK) dan diprivatisasi pada tanggal 29 April 1999 oleh P&O Dover dengan saham kepemilikan sebesar 49%. Pada tahun 2004 PT TPS telah mencapai throughput >1 juta Teus dan terus bertambah hingga saat ini. Pada tanggal 1 Maret 2006 Holding Company P&O Port diakuisisi oleh DP World, sehingga seluruh asset dan penyertaan milik P&O Dover berpindah kepemilikan ke DP World, termasuk saham 49% di PT TPS sehingga komposisi saham PT TPS adalah 51% milik PT Pelindo III dan 49% milik DP World.
PT TPS menjalankan bisnis inti sebagai operator terminal petikemas, sebagai gerbang perekonomian dari kegiatan ekspor – impor diwilayah Indonesia Timur dan merupakan terminal pertama di Indonesia yang menerapkan standar keamanan kapal dan fasilitas pelabuha yang mulai diberlakukan pada bulan Juli 2004.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
Muchammad Solech
Public Relations PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)
Jl. Tanjung Mutiara 1, Surabaya - Indonesia
Telephone: 031 3202050
Fax: 031 3295691, Hp: 0811 3400 644
Email: muchammad.soleh@tps.co.id atau humas@tps.co.id
www.tps.co.id